Bibliografi Beranotasi Sejarah Buruh Razif Pengantar Studi sejarah buruh di Indonesia masih terbelakang lantaran masalah sumber masih terbatas baik dalam bentuk arsip, suratkabar, foto,...
Read more »
Bibliografi Beranotasi Sejarah Buruh Razif Pengantar Studi sejarah buruh di Indonesia masih terbelakang lantaran masalah sumber masih terbatas baik dalam bentuk arsip, suratkabar, foto, buku-buku dan artikel tulisan. Kesulitan ini tidak hanya berlangsung untuk periode pasca proklamasi kemerdekaan hingga pasca 1965, akan tetapi juga pada periode kolonial. Kesulitan utama sumber-sumber perburuhan di era kolonial...
Read more »
”Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” – Pramoedya Ananta Toer Dalam sejarah negeri ini, dua kali negara mencabut hak berkarya sekelompok besar pengarang sekaligus. Yang pertama ditujukan kepada para penandatangan Manifes Kebudayaan, sedang yang kedua kepada...
Read more »
This mini-encyclopedia explains some of the key terms pertaining to the events of 1965-66 John Roosa Aidit, DN (1923-65) Head of the Communist Party of Indonesia (PKI). It is difficult now to understand his strategising in the months before the 30 September Movement, the hours during which the movement occurred, and the weeks he...
Read more »
(Versi ringkas ‘Book Banning in Indonesia : A Blast from the Past’ dimuat di Jakarta Post, 13 Januari 2010) John Roosa Pertamakali saya mendengar berita bahwa terjemahan buku saya, Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto (Pretext for Mass Murder: The September 30th Movement and Suharto’s Coup d’État in Indonesia), dilarang, saya...
Read more »
Published on The Jakarta Post (http://www.thejakartapost.com) Book banning in Indonesia: A blast from the past John Roosa , Vancouver, Canada | Wed, 01/13/2010 9:41 AM | Opinion When I heard the news that the Indonesian translation of my book, Pretext for Mass Murder: The September 30th Movement and Soeharto’s Coup d’État in Indonesia, was...
Read more »
John Roosa | Indonesian Institute of Social History | September 2009 I. Pre-1965 Indonesian Politics II. The September 30th Movement III. The Mass Arrests and Killings IV. Political Imprisonment, Stigmatization, and Exile V. The Founding of Suharto’s Military Dictatorship VI. Social Memory —– I. Pre-1965 Indonesian Politics 1. President Sukarno and the political system 2. The...
Read more »
I Gusti Agung Ayu Ratih** Di sini kami berdiri di ambang subuh jaman baru, jaman yang akan membawakan terang ke seluruh Jawa. Dan sekali jaman itu terbit, akan lebih banyak dituntut perjuangan, penderitaan, berperang dan memenangkannya; mula-mula sekali adalah melawan Sang Baginda Prasangka, kemudian Sri Ratu Kepicikan dan Kekerdilan, putri-putri, yang dipuja dan dituruti...
Read more »
oleh: John Roosa dan Ayu Ratih Bagi para peneliti yang mengkaji sejarah Indonesia saat ini, sejarah lisan menawarkan banyak harapan. Sejarah lisan tampak sebagai sebuah metode untuk menggali pengalaman orang biasa, mengatasi keterbatasan dokumen-dokumen tertulis yang tidak banyak dan sering tidak terawat. Sejarah lisan dapat pula menyoroti beberapa episode sejarah yang gelap dan misterius, seperti pembantaian...
Read more »
Budiawan Sejarawan Ong Hok Ham (alm.) pernah melontarkan skeptisismenya terhadap upaya-upaya alternatif menemukan dalang Gerakan 30 September 1965 (G30S). Kesangsiannya ini merupakan respons atas silang pendapat mengenai dalang di balik penculikan dan pembunuhan tujuh perwira Angkatan Darat (AD) pada 30 September 1965. Silang pendapat itu muncul tidak lama setelah Suharto jatuh pada Mei 1998. Tentu...
Read more »
Hilmar Farid Menulis sejarah bukan perkara mudah. Impian agar sejarawan bisa menghadirkan masa lalu wie es eigentlich gewesen ist (sebagaimana sesungguhnya terjadi) dewasa ini semakin jelas tidak mungkin terwujud. Seandainya ada mesin waktu yang bisa melontarkan kita ke masa lalu pun, sejarah tetap akan dilihat dari perspektif tertentu, dan tidak dapat dihadirkan kembali sepenuhnya. Sejarah,...
Read more »