Arsip Tag | John Roosa

Siaran Pers Pembacaan Gugatan Pelarangan Buku

Siaran Pers Pembacaan Gugatan Pelarangan Buku : Jaksa Agung Menghalangi Cita-Cita dan Tujuan Bangsa Untuk Mengembangkan Pengetahuan dan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Pada hari ini, Selasa 20 April 2010, Pengadilan Tata Usaha (PTUN) Jakarta menggelar sidang pembacaan gugatan perkara pelarangan buku Dalih Pembunuhan Massal Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto, karangan John Roosa yang diterbitkan Institut [...]

Lanjutkan Membaca ·

Pelarangan Buku Tidak Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Jakarta, MK Online – Buku merupakan sarana pengembangan pengetahuan dan sumber daya bagi pencerdasan bangsa. Buku-buku yang dilarang oleh Kejaksaan Agung justru memberikan informasi baru tentang topik-topik yang peka dan kontroversial dalam masyarakat dan membantu masyarakat memahami persoalan berbagai segi, termasuk dari perspektif yang jarang dikenal masyarakat selama ini. Demikianlah yang diutarakan oleh Taufik Basarai [...]

Lanjutkan Membaca ·

RINGKASAN PERMOHONAN: Pengujian UU No. 4/PNPS/1963

TIM ADVOKASI TOLAK PELARANGAN BUKU RINGKASAN PERMOHONAN Pengujian UU No. 4/PNPS/1963 tentang Pengamanan terhadap Barang-barang Cetakan yang Isinya Dapat Mengganggu Ketertiban Umum 15 April 2010 I. Para Pemohon 1) INSTITUT SEJARAH SOSIAL INDONESIA (ISSI), badan hukum berbentuk Yayasan yang menerbitkan buku Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto, yang dilarang berdasarkan SK Jaksa [...]

Lanjutkan Membaca ·

Dictionary of a disaster

This mini-encyclopedia explains some of the key terms pertaining to the events of 1965-66 John Roosa Aidit, DN (1923-65) Head of the Communist Party of Indonesia (PKI). It is difficult now to understand his strategising in the months before the 30 September Movement, the hours during which the movement occurred, and the weeks he lived [...]

Lanjutkan Membaca ·

Statement From A Conference

Statement from the International Conference “Kemerdekaan dan Perubahan Jati Diri: Postcolonial Indonesian Identity” Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta 14-15 Januari 2010 As Indonesian and International historians, we oppose the banning of book in Indonesia recently. For example, John Roosa’s book Dalih Pembunuhan Massal. This book is an objective work of historical scholarship. Its original English version [...]

Lanjutkan Membaca ·

Pelarangan Buku di Indonesia: Hempasan dari Masa Lalu

(Versi ringkas ‘Book Banning in Indonesia : A Blast from the Past’ dimuat di Jakarta Post, 13 Januari 2010) John Roosa Pertamakali saya mendengar berita bahwa terjemahan buku saya, Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto (Pretext for Mass Murder: The September 30th Movement and Suharto’s Coup d’État in Indonesia), dilarang, saya dikuasai [...]

Lanjutkan Membaca ·

Book banning in Indonesia: A blast from the past

Published on The Jakarta Post (http://www.thejakartapost.com) Book banning in Indonesia: A blast from the past John Roosa , Vancouver, Canada | Wed, 01/13/2010 9:41 AM | Opinion When I heard the news that the Indonesian translation of my book, Pretext for Mass Murder: The September 30th Movement and Soeharto’s Coup d’État in Indonesia, was banned, [...]

Lanjutkan Membaca ·

Bibliography on the Events of 1965-66 in Indonesia

John Roosa | Indonesian Institute of Social History | September 2009 I. Pre-1965 Indonesian Politics II. The September 30th Movement III. The Mass Arrests and Killings IV. Political Imprisonment, Stigmatization, and Exile V. The Founding of Suharto’s Military Dictatorship VI. Social Memory —– I. Pre-1965 Indonesian Politics 1. President Sukarno and the political system 2. The military [...]

Lanjutkan Membaca ·

Sejarah Lisan di Indonesia dan Kajian Subyektivitas

oleh: John Roosa dan Ayu Ratih Bagi para peneliti yang mengkaji sejarah Indonesia saat ini, sejarah lisan menawarkan banyak harapan. Sejarah lisan tampak sebagai sebuah metode untuk menggali pengalaman orang biasa, mengatasi keterbatasan dokumen-dokumen tertulis yang tidak banyak dan sering tidak terawat. Sejarah lisan dapat pula menyoroti beberapa episode sejarah yang gelap dan misterius, seperti pembantaian massal [...]

Lanjutkan Membaca ·

Menyingkap Misteri, Membangun Empati: G30S sebagai Dalih Pembantaian Massal 1965-66

Budiawan Sejarawan Ong Hok Ham (alm.) pernah melontarkan skeptisismenya terhadap upaya-upaya alternatif menemukan dalang Gerakan 30 September 1965 (G30S). Kesangsiannya ini merupakan respons atas silang pendapat mengenai dalang di balik penculikan dan pembunuhan tujuh perwira Angkatan Darat (AD) pada 30 September 1965. Silang pendapat itu muncul tidak lama setelah Suharto jatuh pada Mei 1998. Tentu bukan [...]

Lanjutkan Membaca ·